Software engineer, developer, atau profesional IT? Pelajari cara menulis CV teknis yang menonjolkan skills, portfolio, dan dampak nyata proyekmu — bukan sekadar daftar bahasa pemrograman.
Jangan hanya tulis 'JavaScript' — tulis 'JavaScript (React, Next.js, Node.js)'. Semakin spesifik, semakin mudah ATS dan rekruter mencocokkan dengan kebutuhan.
Cantumkan link GitHub dan portfolio di bagian atas CV. Pastikan GitHub kamu aktif dan ada project yang bisa dilihat kodenya — ini jauh lebih kuat dari sertifikat.
Rekruter non-teknis juga membaca CV kamu. Jelaskan dampak bisnis: 'Mengoptimalkan query database yang memangkas waktu loading dari 4s ke 0.3s, berdampak pada peningkatan konversi 12%'.
Buat section khusus untuk project — terutama jika pengalaman kerja masih sedikit. Jelaskan tech stack, peranmu, dan dampak/status project tersebut.
Jika JD menyebut 'microservices' dan 'Kubernetes', pastikan kata-kata itu muncul di CV kamu jika memang relevan. ATS mencari exact keyword match.
AWS Certified, Google Cloud, Hackerrank, LeetCode ranking — cantumkan sertifikasi teknis yang relevan. Ini menunjukkan kamu terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.
Languages: TypeScript, Python, Go | Frontend: React, Next.js, Tailwind CSS | Backend: Node.js, FastAPI, PostgreSQL, Redis | DevOps: Docker, Kubernetes, GitHub Actions, AWS (EC2, S3, RDS) | Tools: Git, Figma, Postman, Jira
Platform SaaS Manajemen Inventaris (github.com/username/project) — Membangun full-stack aplikasi menggunakan Next.js 14, Prisma, dan Supabase. Digunakan oleh 200+ pengguna aktif, dengan uptime 99.8%. Mengimplementasikan real-time sync menggunakan WebSocket yang mengurangi data inconsistency 94%.
Merancang dan mengimplementasikan arsitektur microservices untuk sistem pembayaran yang memproses 50.000+ transaksi/hari dengan latency rata-rata di bawah 100ms. Mengurangi infrastructure cost 35% melalui optimasi Kubernetes resource allocation.
Gunakan builder kami — gratis, tanpa instalasi, langsung dari browser. Hasil CV siap ATS.
Buat CV Sekarang — GratisIya, sangat direkomendasikan. GitHub yang aktif dan minimal 2-3 project yang bisa dilihat kodenya jauh lebih meyakinkan daripada list teknologi di CV.
Cantumkan yang benar-benar kamu kuasai dan relevan dengan posisi yang dilamar. Lebih baik 10 skill yang kamu kuasai daripada 30 skill yang hanya kamu tahu namanya.
Opsional, tapi berguna untuk posisi di perusahaan yang dikenal coding interview intensif (FAANG, unicorn startup). Cantumkan jika rating/rank kamu cukup baik.
Fokus pada: proyek pribadi (GitHub), kontribusi open source, sertifikasi teknis, hackathon yang diikuti, dan pengalaman freelance. Tech recruiter sangat menghargai bukti nyata berupa kode.
Lihat juga: